skyroam.id, Aceh — Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif untuk menghadapi kemungkinan dampak dari meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah terhadap pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Fokus utama dari berbagai skenario tersebut adalah memastikan keselamatan seluruh jamaah haji asal Indonesia.
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan bahwa pemerintah telah mempersiapkan beberapa opsi sebagai bentuk kesiapsiagaan jika situasi keamanan di wilayah tersebut berubah. Pernyataan ini ia sampaikan setelah menghadiri peringatan Nuzulul Quran di Istana Negara pada Selasa.
Menurut Dahnil, arahan dari Presiden Prabowo Subianto sangat jelas, yakni menjadikan keselamatan jamaah sebagai prioritas utama dalam setiap keputusan terkait penyelenggaraan haji.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah membuka kemungkinan perubahan jalur penerbangan menuju Arab Saudi apabila situasi di beberapa wilayah udara dinilai tidak aman. Alternatif rute penerbangan tersebut nantinya akan dibahas bersama otoritas penerbangan internasional serta negara-negara yang dilintasi, termasuk kemungkinan menggunakan jalur selatan melalui kawasan Afrika.
Selain pengalihan rute, pemerintah juga mempertimbangkan opsi lain berupa penundaan keberangkatan jamaah apabila kondisi konflik meningkat dan berpotensi mengancam keselamatan.
Dahnil mencontohkan bahwa skenario penundaan pernah diterapkan pada masa pandemi COVID-19, ketika penyelenggaraan haji harus ditunda demi melindungi jamaah dari risiko kesehatan dan keselamatan.
Ia menegaskan bahwa langkah serupa dapat kembali dipertimbangkan apabila situasi keamanan benar-benar membahayakan warga negara Indonesia yang akan menjalankan ibadah haji.
Saat ini pemerintah masih terus memantau perkembangan situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah sebelum menetapkan keputusan final mengenai penyelenggaraan haji tahun ini. Nantinya, keputusan tersebut akan dibahas bersama DPR serta kementerian dan lembaga terkait.
Sementara itu, jadwal keberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama jamaah haji Indonesia direncanakan berlangsung pada 22 April mendatang, dengan catatan kondisi keamanan dinilai aman dan memungkinkan bagi perjalanan jamaah.











